Hayo, siapa nih di antara kita yang masih bermalas-malasan membaca buku? Rasa malas ini timbul biasanya karena beberapa sebab, utamanya dari internal kamu sendiri yang belum ada niat untuk membacanya. Alasannya banyak banget, merasa buku itu tidak menarik, membosankan, sehingga tidak memiliki daya pikat sama sekali untuk membaca buku. Padahal kalau kamu tahu membaca buku banyak banget loh manfaatnya, yap…sangat penting dan kaya manfaat. Kalau pengen family kita gemar baca buku, mulailah dari kita sendiri, membaca buku yan dibiasakan dari kecil bisa jadi kebiasaan lho, bahasa kerennya habbit. Ada sebuah persepsi yang perlu diluruskan ya, ada yang bilang baca buku biar kamu bisa menerjakan PR dengan benar. Padahal bukan itu sebenarnya yang penting.
Jika bukan untuk mengerjakan PR, lalu apa coba manfaat dari membaca buku? Banyak banget bestie, Sebagian dari kamu pasti bertanya-tanya kenapa baca buku itu jadi hal penting. Ingat ya, yang dimaksud disini adalah buku, bukan media sosial walaupun di media sosial sudah banyak banget informasi yang bisa dibaca. Nah, sekarang kita pahami sama-sama yuk bahwa membaca buku itu penting yaitu untuk mengembangkan literasi seseorang. Secara tidak langsung, kalau kita punya banyak literasi dari buku, kita ikut andil dalam meningkatkan rerarata bangsa Indonesia ke depannya. Angka minat baca buku di Indonesia masih sangat rendah lho, banyak yang beranggapan membaca buku itu tidak menarik, harga buku itu lebih mahal dibandingkan beli jajan.. hehe, lucu y akita, tapi ini fakta lho.
Pentingnya membaca buku di Indonesia saat ini mungkin masih dirasakan oleh kaum-kaum pelajar, bagi yang sudah tidak berstatus pelajar dirasa tidak begitu penting. Eits, tunggu dulu, ini gak boleh kita tiru ya teman-teman. Pengetahuan yang kamu peroleh dari selain membaca buku bak kamu menikmati kopi instan, tanpa kamu mengetahui bagaimana proses menyajikan kopi sampai di meja mu. Pemerintah melalui peraturannya berusaha meningkatkan angka rerata baca di Indonesia yaitu dengan memberikan Buku Kurikulum Merdeka SD. Di awali dari strata Pendidikan yang paling bawah dulu untuk membiasakan generasi Indonesia ini agar gemar membaca buku.
Buku Kurikulum Merdeka SD disediakan oleh sekolah sebagai buku inti yang harus dibaca oleh semua siswa. Agar para siswa kaya literasi mendapatkan pengetahuan yang mendalam dan lengkap bukan dari hasil ringkasan seperti yang ada di LKS. Di dalam Buku Kurikulum Merdeka SD isinya lebih padat, lengkap, cara untuk belajar juga bukan dengan membaca sekilas. Buku Kurikulum Merdeka SD komposisinya lebih lengkap dan diharapkan memberikan pengetahuan yang luas kepada siswa. Dengan membaca Buku Kurikulum Merdeka SD otak akan berkoordinasi dengan teks yang ada di buku, karena buku ini merupakan buku paket yang isinya cukup tebal.
Tanpa membaca buku Buku Kurikulum Merdeka SD rasanya seperti belajar dari puncak gunung es, kamu hanya menerima materi dari luarnya saja, ya dari lelehan gunung es itu. Akibatnya adalah kamu sekedar mengerti garis besar informasinya saja tanpa memahami dengan matang apa sebenarnya yang dimaksudnya dalam informasi itu. Situasi ini disebut chauffer knowledge. Jadi dengan Buku Kurikulum Merdeka SD salah satu yang menjembatani agar kamu semakin mendalami terkait suatu hal. Membaca Buku Kurikulum Merdeka SD juga bisa membuat kamu memahami gagasan yag disampaikan oleh si penulis, kamu juga bisa menilai dari banyak sudut pandang, bahkan sampai latar belakang dari tulisan itu. Buku Kurikulum Merdeka SD bisa dijadikan refrensi buku paket di sekolah.



